Mengenal Statistika



Statistika

Sejarah
Kata Statistika berasal dari bahasa Italia, yaitu statista yang berarti negarawan. Perkembangan statistika diawali sebagai ilmu yang membahas cara-cara mengumpulkan angka sebagai hasil pengamatan menjadi bentuk yang lebih mudah dipahami. Pada awalnya statistika berkaitan dengan ilmu untuk angka-angka (keterangan) atas perintah raja suatu negara yang ingin mengetahui kekayaan negaranya, jumlah penduduk, hewan piaraan, hasil pertanian, dan modal. Hal ini dibuktikan di zaman Kaisar Agustus yang membuat pernyataan bahwa seluruh dunia harus dikenakan pajak, sehingga orang harus melapor kepada statistikawan terdekat. Peristiwa lainnya dalam sejarah ialah sweakti William si Penakluk memerintahkan mengadakan pencacahan jiwa dan kekayaan di seluruh wilayah Inggris untuk pengumpulan pajak dan tugas militer.
Dari keperluan semacam ini timbullah teknik pencatatan angka-angka pengamatan dalam bentuk daftar dan grafik. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemetintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur yntuk memberikan infoemasi kependudukan yang berubah setiap saat. Bagian statistika yang membicarakan cara mengumpulkan dan menyederhanakan angka-angka pengamatan ini dikenal dengan statistika dekriptif. Statisika deskriptif dapat berkembang tanpa memerlukan dasar matematika yang kuat, selain kecermatan dalam menghitung.
Pada abad ke-20, statistika berkembang menjadi ilmu yang matang. Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga linguistika. Bidang-bidang seperti ekonomi, biologi, dan cabang-cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metologinya. Akubatnya lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika, dan psikometrika.



Pengertian
            Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasikan, dan mempresentasikan data yang mengandung unsur ketidakpastian di dalamnya. Statistika berbeda dengan statistik. Statistik adalah kumpulan data yang bisa memberikan gambaran tentang suatu keadaan. Jika dianalogikan, kita ibaratkan dengan sebuah komputer. Suatu keutuhan komputer merupakan statistika,  sedangkan alat-alat penyusun dari komputer ( Mouse, CPU, keyboard, Lcd, dll ) merupakan statistik.
            Berdasarkan fungsinya, statistika dapat digolongkan secara garis besar kedalam dua bidang yang tumpah tindih, yaitu statistika deskriptif dan statistika inferensial.
Statistika Desriptif    : Metode-metode yang berkaitan dengan pengumpulan, penyajian dan pengolahan gugus data untuk mendapatkan informasi yang berguna.
Statistika Inferensial :  Metode analisi sebagian gugus data yang diolah sampai penarika kesimpulan keseluruhan gugus data.

Data
          Pengumpulan data dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti melakukan pengamatan, menggunakan data yang sudah ada, melakukan wawancara, dan sebagainya. Data dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kelompok, antara lain :
1)      Menurut sifatnya, data dibagi menjadi 2, yaitu :
a)      Data kualitatif, data yang dikategorikan menurut gambaran mutu objek yang diperhatikan.
b)      Data kuantitatif, data yang berupa angka atau bilangan.
2)      Menurut cara memperolehnya, data dibagi menjadi 2, yaitu :
a)      Data primer, data yang dikumpulkan dan diolah sendiri oleh responden di lapangan.
b)      Data sekunder, data yang diperoleh suatu organisasi atau perusahaan dalam bentuk data yang telah dikumpulkan oleh pihak lain.
3)      Menurut sumbernya, data dibagi menjadi 2, yaitu :
a)      Data internal, data yang menggambarkan keadaan dalam suatu organisasi.
b)      Data ekternal, data yangmenggambarkan keadaan luar organisasi, misalnya data yang menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan, daya beli masyarakat, dan lainnya.
4)      Menurut skala pengukurannya, data dibagi menjadi menjadi 4, yaitu :
a)      Data nominal, data statistik yang memuat angka yang tidak mengandung makna yang sebenarnya dan angka tersebut hanya berupa simbol dari objek yang dianalsis.
b)      Data ordinal, data statistik yang mempunyai daya berjenjang, tetapi perbadaan angka-angkanya tidak konstan.
c)      Data interval, data yang jarak satu dengan lainnya sama dan telah ditetapkan sebelumnya serta tidak mempunyai nol mutlak.
d)      Data rasio, jenis data yang mempunyai tingkatan tertinggi, mempunyai interval yang sama dan mempunyai nol mutlak.
5)      Data menurut data waktunya, data dibagi menjadi 3, yaitu :   
a)      Data time series, data yang datanya menggambarkan sesuatu dari waktu ke waktu atau periode secara historitis.
b)      Data cross section, data yang terkumpul pada suatu tertentu untuk memberikan gambaran perkembangan suatu objek atau peristiwa.
c)      Data panel, data yang menggambarkan beberapa objek atau peristiwa dari waktu ke waktu atau periode secara historis.

Manfaat Statistika
            Tanpa kita sadari, statistika kita terapkan ke dalam banyak kegiatan kita sehari – hari, beberapa contoh sederhananya antara lain :
a.       Ibu- ibu rumah tangga menerapkan statistika dalam membelanjakan uang untuk kebutuhan keluarganya dengan melakukan perhitungan untung rugi, berapa jumlah uang yang harus dikeluarkan setiap bulannya, dll.
b.      Sebagai mahasiswa, selain statistika dipelajari secara formal, sebenarnya kita sudah menggunakannya dalam perhitungan indeks prestasi.
c.       Dalam dunia bisnis, para pemain saham atau pengusaha sering menerapkan statistika untuk memperoleh keuntungan, seperti peluang untuk menanamkan saham.
d.      Dalam bidang industri, statistika sering digunakan untuk menentukan keputusan. Contohnya berapa jumlah produk yang harus diproduksi dalam sehari berdasarkan data historis perusahaan, apakah perlu melakukan pengembangan produk atau menambah varian produk, perlu tidaknya memperluas cabang prduksi, dll.

Referensi
https://www.researchgate.net/publication/277208432_SEJARAH_PERKEMBANGAN_STATISTIKA_DAN_APLIKASINYA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Novel Remember When